Puasa saat Menyusui

Ada yang spesial dengan puasa Ramadhan kali ini, yaitu saat saya “masih” menyusui Kinan di usianya yang sudah 1 (satu) tahun bulan Mei kemarin.

Sebenarnya, niat saya berpuasa kurang lebih tidak mendapatkan support sepenuhnya dari suami, Continue reading

Tips Mematangkan Alpukat

Suka sebel gak sih kalau beli buah alpukat? Beli mentah diperam di beras eh pas ditengok belum matang, ditengok lagi eh busuk. Sekali nunggunya lama, dipegang udah empuk, pede banget dibelah eh ada banyak serabutnya, benyek, banyak hitam-hitamnya, atau paling sedih adalah ketika buahnya cakep tapi rasanya pahit, huks. Sakit sekali, Jendral!

Padahal, selain buah naga dan pir, alpukat adalah buah idola-nya Kinan. Mau dikerok, dibikin es krim, pasti habis dalam 15menit. Tapi, susahnya milih buah alpukat yang bagus itu kayak susah cari jodoh #ehgimanasih

Di Wonosobo, belum ada semacam mall besar yang menyediakan banyak buah beragam. Satu-satunya tempat yang buahnya komplit ya di Continue reading

​Peralatan Mandi Kinan – Review Zwitsal Natural Baby Bath 2-in-1 Hair & Body

Dari umur 2 minggu, Kinan sudah dimandikan Bapaknya langsung. Sebelumnya sama Budhe Prih, dukun bayi. Ibunya? Masih senut-senut buat jongkok, akhirnya mandikan Kinan waktu umur hampir 1 bulan 😂 Pokoknya, apa-apa Kinan sama Bapak deh saat itu. Sekarang gantian, kalau gak sama saya gak mau hahahaha..

Nhah, setiap kali Kinan mandi, ada peralatan yang wajib ada, yaitu :

1. Ember panjang

2. Air hangat

3. Sabun

4. Shampo

5. Sikat gigi bayi yang tooth brush (sejak mulai MPASI di 6 bulan udah latihan pakai sikat)

6. Handuk

Nhah, khusus untuk sabun dan shampo, saya pakai Continue reading

​#PertamaKali Mengajak Kinan naik Bus

Sebagai orangtua baru, saya kadang norak deh kalau udah bilang tentang momen #PertamaKali -nya Kinan. #PertamaKali makan MPASI, #PertamaKali nunjuk cicak, sampai pengalaman #PertamaKali naik bus.
Tidak tanggung-tanggung naik busnya dari Parakan sampai Wonosobo lho.. sekitar 1-1.5 jam perjalanan.

Awalnya sih degdegan dong. Apalagi suami bawa barang bawaannya banyak hahaha. Ada 3tas. 1 tas besar isi baju dan peralatan Kinan, 1 tas punggung isi laptop dan endebre-endebre kami berdua, terus 1 tas kecil isi makanan hasil oleh-oleh dari ibu mertua. Aseekk.. Tapi, karena suami bawa barang banyak, mau gantian gendong Kinan kan tetap susah. Jadi diniatkan Kinan saya yang gendong.

Kami menunggu bis di pertigaan “Air Minum” (PDAM Parakan) yang dulunya pasar tiban. Tidak lama, ada bis kecil jurusan Parakan-Wonosobo, karena agak longgar, kami berhentikan bis itu. Kami sengaja cari tempat yang dekat pintu dan  jendela bisa dibuka. Soalnya jaga-jaga kalau ada yang merokok, huks. Dan juga kalau turun, lebih mudah. Mengingat gendong bayik hampir 9 kilo dan barang yang banyak.

Alhamdulillah, pas awal duduk Kinan masih bertampang usil cengengas cengenges. Penasaran dengan bus, dia minta Continue reading