jurnal, referensi, wonosobo

Cara Bayar Pajak Tahunan STNK Kendaraan Roda Dua di Kantor Samsat Wonosobo

Jadi, ini kali kedua Kinan kami ajak ikut ke kantor Samsat buat bayar pajak motor perjuangan Bapak-nya Kinan. Kenapa motor perjuangan? Karena ini motor pertama kali kepunyaan suami dan bener-bener dibeli dengan hasil keringat sendiri (jaga rental, jualan donat keliling, sampai instal ulang komputer). Tahun 2008 kah? Kira-kira udah hampir 9 tahun menemani dari masa pacaran sampai punya anak satu. Kepikiran buat ganti gak? Iya sih, sempat mikir. Tapi, eehm.. masih cinta nih, besok lagi aja deh.. Ini apa kok malah ngomongin cinta segala, hehe..

Pagi itu kami sengaja berangkat agak pagian, pukul 07.20 dari rumah. Dengan jarak tempuh kira-kira 15an menit, kami sampai di Samsat sekitar pukul 07.35. Masih gasik. Konon katanya, tiap pagi mobil samsat keliling juga melayani di depan kantor Samsat, jadi  mikirnya antrinya nggak kebanyakan. Tapi, pagi itu ketika kami sampai Continue reading “Cara Bayar Pajak Tahunan STNK Kendaraan Roda Dua di Kantor Samsat Wonosobo”

Advertisements
jurnal, wonosobo

Kapok Jadi Panitia 17an

Tulisan ini murni curhat semata ya.. jadi mohon agak diabaikan saja

Pada suatu sore yang cerah, datanglah sepucuk surat cinta dari Pak Lurah yang menyatakan bahwa saya resmi masuk menjadi salah satu panitia di Peringatan HUT RI di kelurahan dan mengundang saya untuk hadir rapat. Awalnya saya berpikir untuk  menolak, dengan pertimbangan “rewang bayi” dan kalau rapat kan mesti malem-malem. Tapi, dengan berbagai pertimbangan akhirnya saya berangkat, meski dengan deg-degan , takut Kinan rewel pas ditinggal. Untunglah jarak aula Kelurahan dengan rumah tidak ada 10 meter, jadi kalau Kinan nangis, bisa langsung pulang sambil koprol dan ngesot hihihi…

Daaan.. taraaaa… saya ditunjuk menjadi Continue reading “Kapok Jadi Panitia 17an”

genPI, jurnal, mbakyublogger, wisata, wonosobo

Borobudur , I’m In Love

“Impian saya pada saat Borobudur International Festival tanggal 28-30 Juli bisa launching GenPI Karesidenan Kedu”

Whaaat.. Launching di acara se-ngehits dan semegah BIF? Langsung nano nano dan norak deh baca pesan yang ditulis sama kak Shafigh, Ketua GenPI Jawa Tengah.

Sekedar informasi, GenPI yang merupakan singkatan dari Generasi Pesona Indonesia adalah komunitas relawan pariwisata yang dibesut oleh Kementerian Pariwisata Republik Indonesia. GenPI merupakan produk dari program promosi wisata “go digital” yang tengah gencar dilakukan oleh Kemenpar sebagai salah satu strategi pemasaran pariwisata Indonesia. Nhah, anggotanya adalah para pejuang digital yang selama ini aktif melakukan promosi pariwisata melalui media sosial.  GenPI Jateng sendiri baru diresmikan di Maret 2017, dan ada 6 karesidenan yang merupakan sub wilayah dari GenPI Jateng yaitu eks Karesidenan Kedu, Banyumas, Solo Raya, Pakujembara, Kedungsapur, dan Pekalongan.

 

29 Juli 2017, Deklarasi Cinta GenPI 

Dan akhirnya tanggal ditetapkan, yaitu tanggal 29 Juli 2017. Uhuk. Ulang tahun siapa yaa… Continue reading “Borobudur , I’m In Love”

wisata, wonosobo

Wonosobo adalah Rumah, Tempat Kami Pulang.

Ada yang berbeda dengan sederet rangkaian peringatan Hari Jadi Wonosobo tahun ini. Eh, tahun lalu juga ding. Berarti dua tahun lalu. Berbeda-nya adalah saya nggak bisa iwir buat ikut ngrusuhi suami liputan. Karena dalam masa dua puluh enam tahun hidup saya di kota dingin ini, saya merasa jadi pacar  yang posesif dengan kota yang membuat saya merasa rindu , sejauh apapun saya pergi. Padahal perginya sih belum pernah jauh-jauh amat, hehe.

Tanggal dua puluh empat Juli mungkin bagi saya semacam mini lebaran. Ada rasa deg-degan menyambut pagi hari di tanggal ini. Seperti biasanya, saya akan inisiatif berencana mengenakan kebaya dan kain jarit dan ikut “main” ke Alun-Alun. Menikmati rasa “nano-nano” di hati. Bak anak kecil yang ulang tahunnya akan dirayakan. Continue reading “Wonosobo adalah Rumah, Tempat Kami Pulang.”