genPI, jurnal, kuliner, mbakyublogger, referensi, review, wisata

Menikmati Pesta Budaya Kalilunjar Banjarnegara, Dari Parade Gendhing Hingga Pesta Pala

“Halo Kinaaan… besok ada acara nggak? Kalo nggak ada acara, ikut acaranya ke Banjarnegara yuuk.. bla.. bla…bla…”

Bikin gemes adalah nama tengah dari Mbak Idah. Siang-siang saya masih umbrus di arena lomba mewarnai kelurahan dalam rangka Agustusan, sudah dikirimin voice note yang panjang banget kaya sepur, yang intinya kami diajak paksa main ke Banjarnegara. Ada Festival Budaya di desa Kalilunjar, dengan iming-iming river tubing, Pesta Pala dan lainnya. Akhirnya setelah ditimbang-timbang kami (saya, suami dan Kinan), akhirnya memutuskan ikut. Tapi sebenarnya saya yang agak ngeyel ikut sih, soalnya udah dua kali absen ajakan mbak Idah main-main ketemuan kayak gini. Selain kangen, juga penasaran kaya apa sih disana?

Naik Bus hingga Naik Becak

Continue reading “Menikmati Pesta Budaya Kalilunjar Banjarnegara, Dari Parade Gendhing Hingga Pesta Pala”

Advertisements
genPI, jurnal, mbakyublogger, wisata, wonosobo

Borobudur , I’m In Love

“Impian saya pada saat Borobudur International Festival tanggal 28-30 Juli bisa launching GenPI Karesidenan Kedu”

Whaaat.. Launching di acara se-ngehits dan semegah BIF? Langsung nano nano dan norak deh baca pesan yang ditulis sama kak Shafigh, Ketua GenPI Jawa Tengah.

Sekedar informasi, GenPI yang merupakan singkatan dari Generasi Pesona Indonesia adalah komunitas relawan pariwisata yang dibesut oleh Kementerian Pariwisata Republik Indonesia. GenPI merupakan produk dari program promosi wisata “go digital” yang tengah gencar dilakukan oleh Kemenpar sebagai salah satu strategi pemasaran pariwisata Indonesia. Nhah, anggotanya adalah para pejuang digital yang selama ini aktif melakukan promosi pariwisata melalui media sosial.  GenPI Jateng sendiri baru diresmikan di Maret 2017, dan ada 6 karesidenan yang merupakan sub wilayah dari GenPI Jateng yaitu eks Karesidenan Kedu, Banyumas, Solo Raya, Pakujembara, Kedungsapur, dan Pekalongan.

 

29 Juli 2017, Deklarasi Cinta GenPI 

Dan akhirnya tanggal ditetapkan, yaitu tanggal 29 Juli 2017. Uhuk. Ulang tahun siapa yaa… Continue reading “Borobudur , I’m In Love”

buku, jurnal, kinan, mbakyublogger, wisata, wonosobo

Main ke Wonosobo Expo 2017

Jadi ceritanya, hari Senin kemarin Kinan kami ajak ke Wonosobo Expo 2017 yang digelar di Gedung Adipura Kencana Wonosobo. Pembukaan acaranya sih dari tanggal 14 kemarin sampai tanggal 24 Juli 2017. Kegiatan ini juga merupakan rangkaian #HariJadiWonosobo192 . Tujuannya sih untuk membuka kesempatan bagi para pelaku usaha untuk mengenalkan usahanya kepada masyarakat luas. Jadi kalau kesana akan bisa lihat macam-macam produk gak hanya makanan, sandang, tapi juga otomotif , hiburan, tanaman, hobi, alat elektronik, buku dan lain-lain. Dan kerennya acara ini gak pakai anggaran APBD lho, murni dari sponsor dan kemitraan.

Pembukaan Wonosobo Expo 2017 hari Jumat minggu lalu

Sudah pingin kesana semenjak hari Sabtu sih, tapi bisa dibayangkan kalau weekend ramainya akan seperti apa. Apalagi kalau hari Minggu, waduhh.. kebarengan sama sunday morning di Alun-Alun, pasti macetnya wow. Akhirnya dipilihlah hari Senin, dengan harapan ya karena weekday jadi tidak begitu sesak. Ternyata… Continue reading “Main ke Wonosobo Expo 2017”

mbakyublogger, wisata, wonosobo

Potong Tumpeng Tandai Kirab Panji #HariJadiWonosobo192

POTONG TUMPENG TANDAI KIRAB PANJI

Bupati Wonosobo, Eko Purnomo, SE. MM, potong tumpeng tanda dimulainya kirab panji panji pusaka di Kecamatan Garung, dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-192 Kabupaten Wonosobo. Bertempat di halaman Kecamatan Garung, Senin (10/7).

Potong tumpeng menandai dimulainya kirab panji

Pada upacara pelepasan panji panji pusaka untuk dikirab di Desa dan Kelurahan se Kecamatan Garung, Eko Purnomo menyampaikan bahwa peringatan hari jadi merupakan pengingat bahwa di situ ada suatu daerah atau negara. Sementara kirab panji ke desa desa juga merupakan wujud sosialisasi, publikasi dan sarana memberikan informasi kepada masyarakat tentang program pemerintah daerah. “Kirab panji juga bisa menjadi sarana untuk bersilaturahmi dan merekatkan hubungan antara masyarakat dengan pemerintah” jelas Eko.

Selain itu, kirab panji panji pusaka juga bisa dijadikan sebagai wahana untuk  nguri uri dan melestarikan budaya Jawa. “Semoga dengan semangat Hari Jadi ke 192 ini, diharapkan pemerintah dan masyarakat saling bergotong royong untuk memajukan Kabupaten Wonosobo” pungkas Eko Purnomo.

Sementara pada kesempatan itu Camat Garung, Supriyadi, menyampaikan bahwa kirab panji panji pusaka ke Kelurahan dan Desa se-Kecamatan garung ini, bisa dijadikan momentum untuk mengingatkan kembali tentang sejarah Kabupaten Wonosobo kepada masyarakat, serta memberikan semangat kepada generasi muda untuk mencintai Kabupaten Wonosobo dan bersama sama membangun Kabupaten Wonosobo.

Halal bi halal kecamatan Garung

Selain pelaksanaan kirab Panji, Supriyadi juga menyampaikan bahwa di pendopo Kecamatan Garung juga dilaksanakan Halal Bi Halal Kepala Desa dan Lurah beserta perangkat se Kecamatan garung.

#HariJadiWonosobo192

#repost