Wonosobo adalah Rumah, Tempat Kami Pulang.

Ada yang berbeda dengan sederet rangkaian peringatan Hari Jadi Wonosobo tahun ini. Eh, tahun lalu juga ding. Berarti dua tahun lalu. Berbeda-nya adalah saya nggak bisa iwir buat ikut ngrusuhi suami liputan. Karena dalam masa dua puluh enam tahun hidup saya di kota dingin ini, saya merasa jadi pacar  yang posesif dengan kota yang membuat saya merasa rindu , sejauh apapun saya pergi. Padahal perginya sih belum pernah jauh-jauh amat, hehe.

Tanggal dua puluh empat Juli mungkin bagi saya semacam mini lebaran. Ada rasa deg-degan menyambut pagi hari di tanggal ini. Seperti biasanya, saya akan inisiatif berencana mengenakan kebaya dan kain jarit dan ikut “main” ke Alun-Alun. Menikmati rasa “nano-nano” di hati. Bak anak kecil yang ulang tahunnya akan dirayakan. Continue reading

Main ke Wonosobo Expo 2017

Jadi ceritanya, hari Senin kemarin Kinan kami ajak ke Wonosobo Expo 2017 yang digelar di Gedung Adipura Kencana Wonosobo. Pembukaan acaranya sih dari tanggal 14 kemarin sampai tanggal 24 Juli 2017. Kegiatan ini juga merupakan rangkaian #HariJadiWonosobo192 . Tujuannya sih untuk membuka kesempatan bagi para pelaku usaha untuk mengenalkan usahanya kepada masyarakat luas. Jadi kalau kesana akan bisa lihat macam-macam produk gak hanya makanan, sandang, tapi juga otomotif , hiburan, tanaman, hobi, alat elektronik, buku dan lain-lain. Dan kerennya acara ini gak pakai anggaran APBD lho, murni dari sponsor dan kemitraan.

Pembukaan Wonosobo Expo 2017 hari Jumat minggu lalu

Sudah pingin kesana semenjak hari Sabtu sih, tapi bisa dibayangkan kalau weekend ramainya akan seperti apa. Apalagi kalau hari Minggu, waduhh.. kebarengan sama sunday morning di Alun-Alun, pasti macetnya wow. Akhirnya dipilihlah hari Senin, dengan harapan ya karena weekday jadi tidak begitu sesak. Ternyata… Continue reading

Potong Tumpeng Tandai Kirab Panji #HariJadiWonosobo192

POTONG TUMPENG TANDAI KIRAB PANJI

Bupati Wonosobo, Eko Purnomo, SE. MM, potong tumpeng tanda dimulainya kirab panji panji pusaka di Kecamatan Garung, dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-192 Kabupaten Wonosobo. Bertempat di halaman Kecamatan Garung, Senin (10/7).

Potong tumpeng menandai dimulainya kirab panji

Pada upacara pelepasan panji panji pusaka untuk dikirab di Desa dan Kelurahan se Kecamatan Garung, Eko Purnomo menyampaikan bahwa peringatan hari jadi merupakan pengingat bahwa di situ ada suatu daerah atau negara. Sementara kirab panji ke desa desa juga merupakan wujud sosialisasi, publikasi dan sarana memberikan informasi kepada masyarakat tentang program pemerintah daerah. “Kirab panji juga bisa menjadi sarana untuk bersilaturahmi dan merekatkan hubungan antara masyarakat dengan pemerintah” jelas Eko.

Selain itu, kirab panji panji pusaka juga bisa dijadikan sebagai wahana untuk  nguri uri dan melestarikan budaya Jawa. “Semoga dengan semangat Hari Jadi ke 192 ini, diharapkan pemerintah dan masyarakat saling bergotong royong untuk memajukan Kabupaten Wonosobo” pungkas Eko Purnomo.

Sementara pada kesempatan itu Camat Garung, Supriyadi, menyampaikan bahwa kirab panji panji pusaka ke Kelurahan dan Desa se-Kecamatan garung ini, bisa dijadikan momentum untuk mengingatkan kembali tentang sejarah Kabupaten Wonosobo kepada masyarakat, serta memberikan semangat kepada generasi muda untuk mencintai Kabupaten Wonosobo dan bersama sama membangun Kabupaten Wonosobo.

Halal bi halal kecamatan Garung

Selain pelaksanaan kirab Panji, Supriyadi juga menyampaikan bahwa di pendopo Kecamatan Garung juga dilaksanakan Halal Bi Halal Kepala Desa dan Lurah beserta perangkat se Kecamatan garung.

#HariJadiWonosobo192

#repost