bayi&balita, jurnal, kinan, marriage life

Ibu Diare Boleh Menyusui Bayinya ?

Gagal Puasa Perdana

Berawal dari pilek dan gembreges badan, padahal harus terus menyusui, maka saya beranikan diri untuk minum serbuk minuman vitamin C, pernah nyruput punya suami kayaknya perut OK aja sih, jadi demi kesembuhan yang cepat, maka saya minum vitamin C itu. Dan benar, ketika siang hari saya minum, sorenya badan sudah enakan, pilek juga udah berkurang. Sebenarnya lambung saya agak bermasalah dengan vitamin C semacam itu, sering gak kuat karena dulu pernah kena maag akut.

Jeng..jeng… tiba paginya, seusai sahur perdana kemarin, perut saya bergejolak. Seperti murus dan mules sekali. Beberapa menit kemudian, saya seperti minum obat pencahar dengan dosis tinggi. Isi perut seakan terkuras semua, sebentar-sebentar ke kamar mandi. Belum melangkahkan kaki buat buka pintu kamar mandi, sudah mulai berasa mulesnya. Bentuk feses yang cair dan berkali-kali merasa mulas membuat saya sampai sesore kemarin sudah sekitar 10-12x saya bolak balik masuk kamar mandi. Lemesnya jangan ditanya! Lemes banget! Padahal hari itu saya niatkan untuk puasa. Puasa pertama setelah punya anak. Karena tahun kemarin Kinan masih usia 1 bulanan, jadi saya belum berani ikut puasa. Nhah, untuk tahun ini saya niatkan untuk puasa karena usia Kinan sudah 1 tahun. Tapi, ternyata memang belum waktunya saya puasa ya, ternyata saya kena diare yang mengharuskan saya minum banyak cairan/air putih dan juga makan agar cepat pulih. Apalagi mengingat saya masih menyusui.

Molagit, obat diare aman untuk ibu menyusui

Siangnya saya minum 1 tablet obat diare, Molagit, yang berdasar rekomendasi aman untuk ibu menyusui. Makan telur kampung rebus, tempe rebus dan nasi. Namun, belum ada pengaruh yang signifikan. Perut masih juga mulas. Hingga sesore tadi, saya minum obat Molagit 2 tablet sekaligus. Saya blonyo perut saya, dan tempelkan koyo (berasa naik bus, hihi) Alhamdulillah, malamnya agak membaik. Meskipun mulas, tapi tidak sampai harus bolak balik ke kamar mandi. Galaunya gini, menyusui harus banyak minum sayuran dan buah, tapi karena lagi diare jadi diusahakan diet BRATY (banana, rice, apple, toast, yogurt) dan mengurangi serat. Hahahaha… Bismillah aja deh. Semoga membaik dan sembuh secepatnya. Amin.

Awalnya sempat ragu, apakah aman menyusui bayi saat kena diare. Namun, setelah googling membaca banyak sumber tulisan, aman-aman saja kok jika ibu menyusui yang kena diare, sakit flu, batuk, pilek dan minum obat, tetap masih boleh menyusui bayinya. Kandungan obat yang diminum ibu dan masuk ke dalam ASI hanyalah sekitar 1% saja.

Jadi, ibu-ibu yang masih ragu untuk menyusui bayinya saat masih diare, tenang aja ya! Tetap susui bayinya dengan cintaaaaa 🙂

 

 

Selomerto, 27 Mei 2017

Awal puasa, sesudah hujan.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s