jurnal, kinan, marriage life

Ulang Tahun Pertama Kinan

Nduk, sini mendekat.. Mamah ingin bilang sesuatu sama Kinan..

Mmm.. baiklah.

Tahukah Nduk, sesuatu yang hanya bisa kita simpan sebagai kenangan dalam ingatan hanyalah waktu. Dan waktu akan berlalu begitu cepat, tanpa kita sadari.

Setahun yang lalu, Mamah masih tergolek di ruang operasi sambil membayangkan bagaimana kamu saat pertama kali kita bertemu. Sehatkah? Sempurnakah? Diluar, Bapak menunggu dengan harap dan cemas pula. Karena beberapa hari yang lalu, dokter bilang kamu terlalu bersemangat untuk bertemu dengan kami, sehingga tali pusar melilit di sekujur tubuhmu. Bahkan kata dokter, di akhir semester, kepalamu ingin selalu dekat mendengar detak jantung Mamah.

Alhamdulillah, pagi itu tangismu pecah. Mamah tergugu terisak, namun bahagia. Dunia Mamah seketika berubah ketika melihatmu, karena Mamah sadar, detik itu pula sudah ada makhluk kecil yang begitu menggantungkan hidupnya pada Mamah. Yang lapar dan hausnya hanya bisa Mamah yang berikan, yang nyamannya ketika dipeluk dan ditimang. Kalau bukan cinta, entah apa namanya.

Kinan umur sebulan :’)

Setahun yang lalu, Mamah masih begitu keras berpikir bahwa Mamahlah yang akan mengajarimu banyak hal. Mamah baca buku banyak sekali, tentang ASI, tentang MPASI, tentang montessori, dan lainnya. Namun ternyata, setahun berlalu dan kamulah yang mengajari Mamah lebih banyak hal.

Tentang sabar
Mandiri
Kasih sayang
Amarah
Takut
Ikhlas
Harapan
Dan, cinta.

Nduk, gendhuk anakku.. mungkin semua yang kami berikan tidak pernah cukup untukmu. Namun, yang perlu Kinan tahu, Mamah dan Bapak akan selalu berusaha memberikan yang terbaik untukmu.

Sungguh, Allah sudah begitu baik pada Mamah dan Bapak. Menghadiahi seorang putri kecil yang cantik yang sampai detik inipun selalu kami pandangi dengan lekat saat tertidur pulas.

Selamat satu tahun, Kinan Kalalili Sarayu, anakku sayang. Tumbuhlah menjadi anak sehat dan bahagia, lembut hatinya, penuh kasih sayang dan cinta. Bejo, pinter lan bener.

 

Maafkan Mamah dengan segala keterbatasan. Memaksamu harus ikut kemanapun Mamah pergi, memangkumu saat deadline di depan komputer, ceroboh saat memberikanmu makan dan banyak hal lain yang membuat Mamah kadang tidak berdaya. Tapi, melihatmu tumbuh dengan sehat adalah kebahagiaan yang tidak bisa diukur dengan apapun.

Maafkan kami Mamah dan Bapak belum bisa menjadi orangtua yang sempurna untukmu, namun kami tidak akan pernah berhenti untuk belajar mencintaimu.

#KinanIsTurningOne

Advertisements

2 thoughts on “Ulang Tahun Pertama Kinan”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s