Water.org , Air adalah Jalan Keluar

Semacam ada rasa bingung dan norak-norak bergembira ketika dikirimi pesan Whatsapp oleh salah seorang jurnalis bahwa saya ditawari ikutan pelatihan jurnalistik isu tentang air yang diadakan oleh water.org. Karena  tiap Kabupaten ada 5 slot untuk jurnalis media dan blogger dan saya pikir ini kesempatan yang baik, maka berbekal restu suami saya bilang : yes!

Belum selesai bingung dan masih browsing-browsing tentang water.org , cek email eh ada undangan dari mbak Fay (fasilitator water.org ?) tentang acara tanggal 28 Maret 2017 di hotel Kresna Wonosobo. Ternyata acaranya adalah
Sarasehan Water.org dan Media : Peran Media untuk Akses Air Bersih Layak Minum dan Sanitasi Yang Aman di Indonesia.Daftar pesertanya pun terdiri dari kelompok jurnalis Jawa Tengah – Wilayah Kedu  dan DIY , ada wartawan Wonosobo, Temanggung, Magelang, Solo, dan Yogyakarta. Ada juga dari PDAM Kab. Batang, PDAM Kab. Magelang, dan PDAM Kab. Wonosobo. BPR BKK Wonosobo dan Temanggung pun hadir sebagai salah satu bank yang mendukung penuh akses air bersih dan sanitasi untuk BPSPAMS di wilayahnya. Lalu hadir pula Asosiasi BPSPAMS Wonosobo, BPSPAMS Tirto Sari Reco Wonosobo dan BPSPAMS Tirto Kencono Gowak Temanggung.

Fyi, kegiatan ini ternyata seri pertama dari tiga rangkaian kegiatan peningkatan kapasitas pengetahuan  teman-teman jurnalis di daerah untuk isu akses air bersih dan sanitasi yang aman di wilayahnya masing-masing maupun di Indonesia. Nhah, goalnya adalah agar jurnalis yang ikut kegiatan ini bisa berkomitmen untuk mengikuti semua kegiatan ke depan, sebagai satu paket program peningkatan kapasitas media daerah yang berkelanjutan. Puncaknya adalah saat hari Air Internasional  tanggal 22 Maret 2018 (sudah disiapkan dari awal kan, jadi acara ini bukan sekedar seremonial dan selebrasi yang hura-hura) hasil karya para jurnalis yang sudah komit dan terpilih akan diberi apresiasi. Bisa aja kan hadiahnya ketemu Matt Damon?

Matt Damon siapa?

si Bourne itu?

the Martian?

Wahahaha..

MAUUUUU!!! ❤ ❤ ❤

Eh, emang apa hubungannya sama Matt Damon?

Sabar ya, hihihi..

Ketika acara dimulai, saya sempat terlambat 10 menitan. Soalnya sebagai ibu muda yang masih gagap saya harus prepare dan pastikan semua kebutuhan Kinan sudah komplit dan terjangkau oleh suami saya, karena selama saya ikut sarasehan nanti Kinan akan bersama bapaknya. Thank God, suami saya support 110% untuk kegiatan semacam ini, jadi saya semakin mantap. Makasih ya #BapakKinan :*

Setelah absen dan masuk ruang sarasehan, tenyata emang sudah ramai. Eiya ding, tamu undangan kan kebanyakan dari luar kota dan sudah hadir di Wonosobo semenjak kemarin, jadinya ya tinggal lima langkah sudah sampai di ballroom hihi.. Baru aja duduk, eh nama Wonosobo disebut sama mbak Fay dari water.org yang  jadi moderator sesi  pertama. Trus disuruh berdiri dan sedikit malu-malu kucing deh soalnya ketahuan telat. #penting #dibahas #apasih

 

Apa itu Water.org?

Water.org adalah lembaga non-profit yang fokus menangani masalah akses air dan sanitasi bagi masayarakat kurang mampu dan sudah hampir 25 tahun berdiri. Di Indonesia, Water.org mulai beroperasi sejak tahun 2014. Dan, siapa foundernya? Cek video ini yaaa..

HAHAHAHA.. Ketahuan kan sekarang? MATT DAMON ! Unncchhhh! ❤

Disaat Water.org sudah gencar dengan program Water Credit yang memungkinkan lembaga keuangan mikro untuk mengembangkan dan meluncurkan produk keuangan untuk air dan sanitasi serta sudah menandatangani 11 kesepakatan kerjasama Water Credit dengan Lembaga Keuangan Mikro di Indonesia seperti Koperasi UMKM, Microfin, dan BPR BKK, saya malah baru tahu, huks. Selain Water Credit, Water.org juga telah melaksanakan  BPSPAMS, Penguatan dan Pembiayaan, juga pilot program dengan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM). Kemana aja ya selama ini. Sedihnya, lebih dari 33 juta masyarakat Indonesia masih kekurangan akses air bersih lho, dan ada 100 juta orang kekurangan air terhadap sarana sanitasi yang memadai. Sedihnya lagi, ketika saya masih banyak melihat masyarakat di Wonosobo juga termasuk didalamnya.

Dalam sarasehan ini, hadir Bapak Purwandi , Pejabat Fungsional Utama Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Teknik Lingkungan , Bapak Sulistyo “Anton” Triantono si Bapak Jamban Kredit, Bapak Gusril Bahar Country Director Water.org Indonesia, Mas Edi Faishol (AJI Jawa Tengah), dan Ibu Ratih (Albright Stonebridge Group). Keren-keren semua ya pematerinya! Merinding deh bisa ikutan acara ini.

 

Air minum sungai itu sumber baik untuk diolah

Bapak Purwandi (Pejabat Fungsional Utama Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Teknik Lingkungan) menjabarkan tentang tantangan akses air bersih dan sanitasi di pedesaan dan perkotaan. Beliau menyampaikan sudah saatnya PDAM di berbagai daerah di Indonesia memanfaatkan air permukaan untuk diolah dalam upaya penyediaan air bersih layak minum bagi masyarakat dan PDAM tidak bisa lagi mengandalkan sumber air tanah.

Bapak Purwandi berbincang mengenai air sungai

Menurut  beliau, hampir semua kota atau kabupaten di Jawa Tengah telah mengolah air sungai untuk dijadikan air bersih layak minum. Tapi memang beberapa daerah tidak memanfaatkan air sungai karena tidak memungkinkan secara geografis.

“Kami sarankan semua ambil air permukaan. Jadi enggak ada lagi yang ganggu air di bawah. Bagi saya tiada air yang enggak bisa diolah. Air minum sungai itu sumber baik untuk diolah. Kecuali air laut baru mahal dalam pengolahannya.”

 

 

Bapak jamban kredit

Bapak Sulistyo “Anton” Triantono juga semangat menyampaikan bagaimana memicu kesadaran masyarakat bahwa air bersih dan sanitasi itu mudah diperoleh. Beliau yang berprofesi sebagai Sanitarian (petugas sanitasi di Puskesmas) menjadi seorang yang mampu merubah pemikiran masyarakat di sekitarnya yang awalnya melakukan kegiatan BAB, BAK bahkan mandi dan mencuci di sungai menjadi masyarakat yang peduli dan mau punya jamban dan kamar mandi di rumah mereka. Bahkan, ibu Walikota langsung menurunkan SK Walikota untuk mewajibkan jamban di setiap rumah. Program inipun sudah diadopsi oleh pemerintah dengan nama : STBM (Sanitasi Total Berbasis Masyarakat), SLBM (Sanitasi Lingkungan Berbasis Masyarakat), dan SPBM (Sanitasi Perkotaan Berbasis Masyarakat).

Pembangunan jamban yang  dikelola secara kredit/angsuran yang dikenal dengan Sistem Inovasi Layanan Arisan Angsuran Jamban  (SI INOL AJA) membuatnya dikenal dengan Bapak Jamban Kredit.

Karena pengetahuan kita tentang septictank masih sangat kurang, maka kita harus terus menerus mengedukasi masyarakat”

 

Akses air yang aman dan toilet yang bermartabat

Bapak Gusril Bahar Country Director Water.org Indonesia memaparkan tentang air dan sanitasi untuk semua dalam program di Water.org di Indonesia. Nhah, selain Water Credit , berdasar riset pasar dan pelaksanaan proyek uji coba, Water.org mengidentifikasi penyedia air minum dan sanitasi di pedesaaan maka jatuh cintalah dengan BPSPAMS (Badan Pendukung Pengembangan Sistem Penyedia Air Minum dan Sanitasi) yang didirikan oleh PAMSIMAS (Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat dan SANIMAS (Sanitasi Berbasis Masyarakat) karena BPSPAMS menjadi salah satu jalur alternatif potensial di Indonesia.

“Kami mengharapkan setiap orang di dunia ini memiliki akses air yang aman dan toilet yang bermartabat”

Water.org juga melaksanakan Program Penguatan dan Pembiayaan BPSPAMS di Jawa pada tahun pertama. Target tahun pertama adalah memperkuat sebanyak 23 BPSPAMS dan membiayai 10 BPSPAMS di 8 kabupaten di Jawa Tengah dan Jawa Timur. Sedangkan untuk proyeksi penerima manfaat sebesar 175.000 dari Oktober 2015 hingga 1 Juli 2019, Water.org melibatkan Asosiasi BPSPAMS dan pemerintah daerah di setiap kabupaten untuk meningkatkan jangkauan program.

Program lainnya, yaitu Proyek Uji Coba Sarana Air dan Air Limbah Perkotaan pada bulan Januari 2016. Tujuannya adalah menghubungkan sejumlah rumah tangga dengan pendapatan rendah dengan jaringan layanan dengan menyediakan dukungan teknis berdasarkan permintaan kepada penyedia layanan yang potensial.

 

Bagaimana media melihat isu akses air bersih dan sanitasi

Menilik dari ranah jurnalistik, hadir pula Mas Edi Faishol dari AJI Jawa Tengah yang membahas tentang perspektif media melihat isu akses air bersih dan sanitasi.

 

“Profesionalitas kita teruji ketika ada kedekatan personal”


Nhah, kalau ini pembicara terfavorit saya. Ibu Ratih dari ASG yang semangat sekali ngobrol tentang bagaimana melihat sisi keseksian isu akses air bersih dan sanitasi. Ibu Ratih ini adalah mantan jurnalis senior Kompas dengan jargon andalannya adalah “menulis tidak dengan muring-muring”. Dia satu-satunya pembicara perempuan yang getol sekali memberikan motivasi untuk menulis dan ngeblog. Cantik. Smart. Keren! Awww…

“Menulis itu dengan cantik, seksi dan jangan marah”

 

Yeyeyelalala :*

Hubungan yang Baik Antara Semua Pihak

Menyinggung hubungan air dengan masyarakat, pemerintah, dan pihak lain, Bapak Yulianto , Direktur PDAM Kab. Batang melakukan pendekatan secara kualitatif dan kuantitatif  yaitu dengan membuat sumur resapan dan konservasi  juga dengan membuat program jamban keluarga untuk upaya dalam menjalin komunikasi terhadap masyarakat sekitar. Tidak lain dengan PDAM Wonosobo yang juga melakukan pendekatan berupa layanan masyarakat untuk pemeliharaan sumber mata air salah satunya adalah penanaman 10.000 pohon tiap tahun di daerah tangkapan air. Perwakilan dari Asosiasi BPSPAMS Reco juga sudah berkomitmen penuh akan secara aktif berkoordinasi dan menjalin komunikasi antara pengelola air dan pemerintah desa. Pun dengan BPR BKK yang akan selalu berkomunikasi dan menjalin kerjasama dengan BPSPAMS, DPU, Bapermasdes dan pihak lain yang terkait.

Air adalah jalan keluar

Bukan hanya klise dan bukan hanya kata mutiara bahwa air adalah sumber kehidupan bagi seluruh manusia. Kalau kata Water.org , air adalah jalan keluar. Jalan keluar untuk apa?

Menghentikan siklus kemiskinan.
Melindungi dan menyelamatkan nyawa.
Menciptakan masa depan yang lebih baik bagi semua.

Tentunya dengan banyaknya pihak yang bekerjasama dan bersinergi akan segera terwujud dimana semua orang di dunia memiliki akses air bersih dan dapat menggunakan toilet yang lebih bermartabat. Ingin bergabung? Klik Water.org !

Advertisements

2 thoughts on “Water.org , Air adalah Jalan Keluar

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s