Kadang Aku Sengaja

Kotaku semakin panas, karena hujan tak juga turun bergegas.
Mungkin ada yang sengaja, memindah hujan? Tuhan?

Kepalaku juga semakin panas, diliputi rasa was-was.
Bukan kebetulan juga, aku sengaja.

Kadang aku memang sengaja, membuka halamanmu, melihat gambarmu tersenyum melihatku.

Kadang aku sengaja, membiarkanmu berbicara sendiri, karena aku asyik terhanyut dalam matamu yang sendu.

Kadang aku sengaja memintamu melepas pelukmu, karena aku takut terlalu terlelap dan tidak akan bangun dari mimpiku.

Aku hanya takut.
Aku takut.

Membuatmu terusik.
Membuatmu harus memasuki dunia baru.
Yang mungkin tidak asik. Dan itu duniaku.

Kadang aku sengaja.

Advertisements

4 thoughts on “Kadang Aku Sengaja

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s