Wisata Petik Jeruk di Sirancah Kalikajar

Hari minggu kemarin, saya “nginthil” suami untuk  liputan di desa Sirancah Kalikajar, biasa… Sabtu Minggu bisa buat ajang main-main hehe.. Nhah, yang bikin  penasaran setelah kita banyak lihat foto yang bersliweran di Fb dan medsos lainnya adalah wisata petik jeruk di desa Sirancah, Kalikajar, Wonosobo.

Berbekal ancer-ancer yang diberikan teman, kami langsung cuss kesana pukul 10.00 WIB. Ternyata Kalikajarnya masih sangat kota saudara-saudara…. Dari arah Wonosobo, ketemu polsek Kalikajar di kiri jalan, maju ada perempatan kecil, belok kiri deh. Setelah itu, luruuuus terus sekitar 750m, akan ada tulisan menggunakan papan kardus bertuliskan “Wisata Petik Jeruk”. Belok kanan deh ikut petunjuknya. Sesampai disana, ramai sekali parkirannya. Untuk parkir motor dipasang harga Rp 2.000 dan untuk kendaraan roda empat dipasang harga Rp 3.000.

Di belokan ini tempatnya menuju kebun jeruk

Di belokan ini tempatnya menuju kebun jeruk

 

Setelah parkir, kami jalan mengikuti petunjuk. Kayak wide game pramuka deh, hahaha, lewat sawah, kali kecil, dan kebun-kebun. Sampailah kami ke kebun jeruk yang dimaksud. Kebun jeruknya terletak di tengah persawahan, ditutupi dibentengi dengan tanaman tebu sebagai pagarnya. Untuk masuk ke kebun, kita harus bayar lagi Rp 5.000 dan hanya boleh makan 2 buah. Hahaha, lumayan ya… Tapi, sensasi untuk petik sendiri itu yang jos…

Halaman rumah orang yang berubah jadi lapangan parkir

Halaman rumah orang yang berubah jadi lapangan parkir

 

Lewat sawah kobis..

Lewat sawah kobis..

 

Lewat pematang sawah juga lhoo

Lewat pematang sawah juga lhoo

 

Makan maksimal 2 buah

Makan maksimal 2 buah

 

Karcisnya tiap orang dipatok harga Rp 5.000

Karcisnya tiap orang dipatok harga Rp 5.000

 

Pohonnya pendek, tidak perlu berjingkat-jingkat untuk memetiknya.

Pohonnya pendek, tidak perlu berjingkat-jingkat untuk memetiknya.

Ternyata eh ternyata, kebun ini awalnya bukan merupakan kebun wisata. Kebun jeruk milik Pak Ahmad Sobirun ini ngetop gara-gara ada yang posting di jejaring sosial Facebook. Kini hampir setiap hari dalam 3 minggu ini, pengunjung yang sebagian besar berasal dari desa tetangga, dan kota memadati kebun jeruk seluas setengah hektar yang ditanami jeruk jenis Siam ini.

TIdak sengaja bertemu teman juga :)

TIdak sengaja bertemu teman juga 🙂

Katanya, musim ini lumayan melimpah karena satu pohonnya bisa sampai menghasilkan 100 jeruk lebih. Padahal ada sekitar 400 pohon jeruk di lahan itu. Separo digunakan untuk wisata petik jeruk, separonya lagi untuk dijual perkilo. Setiap harinya ada sekitar 250 pengunjung yang masuk, dan ingin mencoba sendiri sensasi memetik jeruk. Namun, yang masih disayangkan adalah banyak pengunjung yang nakal karena memetik lebih dari dua buah sehingga otomatis pengunjung lain juga ikut-ikutan. Haduuhh…

 

Separo lahan yang di-save untuk dijual kiloan, dilarang dipetik sendiri

Separo lahan yang di-save untuk dijual kiloan, dilarang dipetik sendiri

 

Sumpaahh... ini enak dan segeeer banget.

Sumpaahh… ini enak dan segeeer banget.

Namun, yang penasaran belum bisa memetik jeruk di kebun jeruk ini harus gigit jari karena kemungkinan di minggu ini jeruk di kebun sudah habis dan harus menunggu tahun depan untuk bisa ikut menikmati panen lagi.

Bergerandulll jeruuuk :6

Bergerandulll jeruuuk :6

Sebenarnya, ini potensi yang sangat bagus jika dikelola dengan bagus pula, karena sayang jika hanya bisa dinikmati musiman. Mungkin pemerintah, LSM, dan mahasiswa pertanian bisa memberikan ‘sesuatu’ agar wisata petik jeruk ini bisa lebih dimanajemen dengan baik. Karena Wonosobo  sebenarnya memiliki kekayaan alam yang belum dieksplor untuk Wisata. Contohnya ya  wisata petik buah langsung di kebunnya. Tidak hanya murah, namun produk lokal tersebut sebenarnya jauh lebih sehat, pun baik mutunya ketimbang produk luar daerah yang selama puluhan tahun ini membanjiri pasar. Ini hanya soal sudut pandang dan pilihan, ya, kita semua sebagai konsumen yang menentukan apa yang masuk ke perut kita.

Foto bersama jeruk jeruk yang bergelantungan.

Foto bersama jeruk jeruk yang bergelantungan.

 

***

Foto by : Erwin Abdillah

 

 

 

Advertisements

One thought on “Wisata Petik Jeruk di Sirancah Kalikajar

  1. Pingback: Pilih Sendiri, Petik Sendiri : Strawberry Organik. | Wening Tyas Suminar

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s