giveaway, jurnal, lomba blog, mbakyublogger, tips & trik

Pampang Foto di Blog Guru Bangkitkan Motivasi Siswa

Hidup di zaman yang yang serba canggih ini membuat kita tidak pernah kesulitan untuk mencari sesuatu, menemukan sesuatu, hingga berhubungan dengan apapun tanpa batas jarak dan waktu. Seiring dengan perkembangan teknologi yang pesat, berkembang pulalah konsep pendidikan yang ada. Jika kita bicara tentang pendidikan, tentu tidak bisa lepas dari unsur-unsur penting yaitu : pendidik, anak didik, media, serta bahan ajar.

Sudah banyak sekali yang mengupas tentang bagaimana memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) dalam menunjang proses mengajar dari sisi secara teknis. Banyak ide-ide kreatif muncul dari pemanfaatan TIK tersebut. Seperti memanfaatkan E-Learning, media pembelajaran berbasis web, sebagai alat komunikasi online para guru dan siswa, memberikan kemudahan dengan sistem sharing data materi secara online, sosial media pendidikan berbasis TIK (contohnya : Togastory.com) ,hingga banyak inovasi dan hal canggih yang semakin mempermudah kinerja guru dan juga mengembangkan kemandirian siswa.

Berdasarkan kesimpulan seminar yang pernah saya ikuti, fungsi teknologi informasi dan komunikasi dalam pembelajaran sebenarnya mempunyai 3 (tiga) fungsi utama, yang pertama sebagai alat (tools) yang berarti TIK digunakan untuk siswa untuk membantu proses pembelajaran, yang kedua sebagai ilmu pengetahuan (science) yaitu merupakan bagian dari ilmu yang harus dikuasai siswa dan yang terakhir adalah sebagai bahan atau alat bantu untuk pembelajaran (literacy) dalam hal ini merupakan gabungan dari fungsi pertama dan kedua yaitu tools dan science sehingga TIK dimanfaatkan sebagai bahan pembelajaran sekaligus alat bantu pembelajaran.

Sedangkan, berdasar studi tentang tujuan pemanfaatan TI di dunia pendidikan terkemuka di Amerika, Alavi dan Gallupe (2003) menemukan beberapa tujuan pemanfaatan TI, yaitu :

  • memperbaiki competitive positioning;
  • meningkatkan brand image;
  • meningkatkan kualitas pembelajaran dan pengajaran;
  • meningkatkan kepuasan siswa;
  • meningkatkan pendapatan;
  • memperluas basis siswa;
  • meningkatkan kualitas pelayanan;
  • mengurangi biaya operasi; dan
  • mengembangkan produk dan layanan baru.

Terlepas dari fungsi-fungsi diatas, saya sebagai guru TIK yang selalu setiap saat bersinggungan dengan ‘bahan mentah’ maupun ‘bahan matang’ tentang pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi ini sendiri pun merasa harus mencari ‘sesuatu yang lain’ tentang bagaimana memanfaatkan TIK.  Karena saya paham dalam pembelajaran, guru berperan lebih dari peran ganda yaitu sebagai  fasilitator, motivator, transmiter, dan evaluator.

Melihat fenomena yang terjadi akhir-akhir ini, ketika para siswa (siswa-siswa di sekolah saya, khususnya) sedang menjadi ‘latah’ untuk ‘nampang’ atau ‘berperan’ dalam media sosial, saya mulai mengamati dan mencari motif dari perilaku mereka. Dari survey kecil-kecilan yang saya lakukan di  10 (sepuluh) kelas yang saya ajar, saya menemukan bahwa semua anak mempunyai akun media sosial minimal Facebook yang hampir setiap hari update status, upload foto dan ‘bom like’. Baru kemudian menyusul Twitter, Path, Instagram, dan terakhir blog.

Kenapa blog masih jarang sekali dipunyai oleh anak-anak? Ternyata jawabannya bervariasi, namun kebanyakan menganggap bahwa blog adalah media ‘pakem’ atau media ‘serius’ untuk menulis. Sebenarnya sudah banyak kami para guru menjelaskan bahwa blog bukan media semenakutkan itu, dan mulai perlahan-lahan pun anak mulai ingin belajar membuat blog. Tapi, karena masih sedikit anak yang mempunyai blog, otomatis masih dianggap sebagai media eksklusif atau media ‘mahal’.

Kebetulan, saya juga sedang merintis komunitas blogger di kota tempat saya tinggal.  Komunitas MbakYu Blogger. Komunitas ini adalah komunitas yang berlatar belakang sebuah kesadaran akan pentingnya budaya baca-tulis. Berbagai isu yang pernah diangkat yang dituangkan dalam bentuk tulisan di web log(blog), diantaranya adalah Green Living, Bullying Defense, Sex Education, Aktualisasi Diri, Pemanfaatan TIK dan isu-isu lainnya. Isu-isu tersebut jika kita kemas dalam tulisan dan lalu dibagikan (ditampilkan di media) melalui media cetak ataupun elektronik maka besar kemungkinannya dapat memberikan perubahan, tentunya kearah yang lebih baik. Karena komunitas ini komunitas rintisan, kami sedang mem-fokus-kan kegiatan kami kepada pelajar usia SD-SMP-SMA/SMK agar mereka juga bisa ‘mengenal lebih dekat’ bagaimana membuat dan mengelola blog juga bagaimana memanfaatkan TIK dengan ‘sehat’. Salah satu program kerja kami adalah MbakYu Blogger Road To School yang agendanya adalah memberikan pelatihan blog dan internet sehat dan juga Talkshow EduTalk yang memberikan kesempatan pelajar dan banyak kalangan untuk dapat berinteraksi dengan para inspirator khususnya di bidang pendidikan dan TIK. Jadi, saya tidak hanya mengajarkan TIK di sekolah formal, namun juga diluar sekolah dengan kegiatan dari komunitas MbakYu Blogger.

Pelatihan membuat blog di basecamp tiap satu minggu sekali
Pelatihan membuat blog di basecamp tiap satu minggu sekali
Pelatihan menulis dan blog
Pelatihan menulis dan blog

Saya mempunyai blog pribadi yang berisi tentang jurnal dan juga bahan ajar untuk para siswa. Dan kebetulannya lagi, hobi saya foto dan difoto, hehe. Ketika itu saya mendokumentasikan siswa yang sedang praktek (saat itu mata pelajaran Jaringan Dasar), dan akhirnya saya menemukan foto itu hanya teronggok manis di suatu folder di harddisk saya. Saya berpikir, kenapa saya tidak membuat materi ajar dengan menyisipkan foto mereka saat praktek? Langkah-langkah membuat kabel saya beri foto mereka, dan juga video mereka. Apakah ada pengaruhnya untuk mereka? Oke, saya coba.

Langkah-langkah cara membuat kabel jaringan yang saya sisipkan foto siswa di artikel saya
Peralatan dan langkah-langkah cara membuat kabel jaringan yang saya sisipkan foto siswa di artikel saya
Berfoto bersama siswa setelah melakukan kegiatan praktek
Berfoto bersama siswa setelah melakukan kegiatan praktek

Minggu berikutnya setelah saya posting link materi ajar yang juga saya sisipkan di blog saya, tanpa diduga mereka terlihat sangat bersemangat mengikuti pelajaran saya.

“Bu… saya udah jadi ngrimping kabelnya… Foto lalu upload di blog Ibu yaaa….”

“Saya juga bu… udah jadi lho, biar nampang di blog Ibu…”

“Link blognya di-tag ke facebook saya ya Bu…”

Terdengar juga bisik-bisik antara siswa,

 “Eh, ayo hapalkan warna kabelnya, yang bener nanti masuk blognya Bu Wening lho…”

“ Aku mau belajar ahhh ulangannya biar dapat 100 trus kan dipasang di blognya Bunda..”

Saya tersenyum geli. Antara senang dan terharu.

Hal itu saya teruskan untuk banyak materi dan mata pelajaran lain yang saya ampu. Saya mengambil foto mereka saat sedang berdiskusi, sedang praktek, sampai sedang ulangan atau saat saya bagi nilai ulangannya. Juga saya ambil rekam videonya saat presentasi kelompok, maupun individu. Dan kemudian saya kolaborasikan dengan artikel di blog sehingga bisa memunculkan foto dan juga video mereka. Contoh salah satu artikel yang pernah saya posting adalah Cara Mengcrimping Kabel Jaringan dan Membuat Web HTML “Desaku” 

blog
Blog saya di https://weningts.wordpress.com

 

Mungkin topik yang saya ambil ini adalah hal kecil, namun hal kecil tentunya bukan hal yang remeh, bukan? Saya sebagai guru sangat merasakan pemanfaatan TIK dalam kegiatan pembelajaran ini, khususnya dalam pemanfaatan blog. Karena anak-anak sudah terlalu banyak dihadapkan dengan tugas yang menumpuk dan jam belajar padat yang mengharuskan mereka pulang sore, kita sebagai guru dihadapkan pada tantangan bagaimana mengemas tugas tersebut menjadi hal yang menyenangkan. Mereka semakin bersemangat dan memacu semangat juga motivasi dengan melihat wajah mereka terpampang di blog, apalagi di blog guru mereka. Tentunya merupakan suatu apresiasi sederhana yang sangat bisa dengan mudah dilakukan oleh semua guru, namun sangat besar pengaruhnya bagi motivasi siswa.

Ilustrasi dari sini
Ilustrasi dari sini

 

Wanna try? 🙂

Wening Tyas Suminar,

Guru Produktif TIK SMK 1 Wonosobo

-0-

Sumber :

Alavi, M., dan Gallupe, R. B. 2003. Using Information Technology in Learning : Case Studies in Business and Management Education Programs.

 

Postingan artikel ini diikutsertakan dalam lomba “Guru Blogger Inspiratif 2014”

oleh Gerakan Indonesia Terdidik TIK (indiTIK)

BannerBB

 

Advertisements

10 thoughts on “Pampang Foto di Blog Guru Bangkitkan Motivasi Siswa”

  1. Mbok pelajaran jaringan komputer juga dirimu upload di blogmu ini bu Guru. Supaya Pembaca macamnya saya ini juga bisa turut meresapi ilmumu. Ndak cuma melihat rupa anak-anak didikmu saja, hehehe. 😀

  2. Hal yang sepertinya kecil tapi ternyata membuat murid bahagia dan bersemangat ya Mbak 🙂 Saya melihatnya semacam penghargaan juga buat murid-murid. ABG sekarang kan hobi eksis di dunia maya he he, fotonya diupload guru pasti ada rasa bangga, merasa diperhatikan juga

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s