Gara-Gara Warnet Tutup, Terkenal di JNE

Ada paket untuk anda di JNE Wonosobo. Jalan Masjid 23 Kauman Utara Depan Bakso Sriwedari. Pengambilan bawa KTP. Trims.

Demikian SMS yang tadi siang yang saya terima saat masih mengajar. Antara bingung dan bingung. Saya gak pesen barang, eh dapat paket. Lalu sepulang sekolah, saya ke JNE untuk memastikan.

Setelah sampai disana, saya menunjukkan KTP dan petugas yang berjaga di depan segera mencarikan paket yang dimaksud. Sambil menunggu, saya duduk di bangku panjang depan meja resepsionis. Asyik bermain ponsel, tiba-tiba saya merasa ada yang mengamati. Ternyata ada mas-mas (4-5 orang tepatnya) mengintip dari dalam ruang, sambil sesekali saya mendengar suara “Ooo.. kuwe po Mbak Wening..” (Ooo.. itu ya Mbak Wening). Saya mendongak dan tiga orang itu seperti tertangkap basah. Lalu, salah satunya mendekati saya, dan bertanya :

“Mbak, yang warnet ya? Warnetnya tutup terus ya?” ,tanya salah satu mas-mas

“Oo.. iya. Karyawannya baru mulai masuk hari ini”, jawab saya. (Saya berpikir, jangan-jangan ini salah satu langganan warnet )

“Tadi saya kesana masih tutup”, katanya.

“Iyaa, kalau pagi mulai buka jam 11 Mas”, saya menjawab.

“Ooo…pantesan. Tadi saya pagi kesana tutup. Teman saya juga lewat sana hampir 3kali tutup.”

“Masnya yang tadi SMS saya?”, saya bertanya sedikit curiga. Pasti ini bukan langganan warnet, tapi kurir JNE.

“Bukan Mbak, teman saya. Mbak gak tahu kalau dapat paket?”, tanyanya

“Hehe.. soalnya ini hadiah nulis Mas, jadi bukan pesen online itu. Makanya saya gak tahu.”

“Owalah.. ya udah, besok kalau pas warnet tutup, kalau ada paket hadiah lagi, saya SMS mbaknya aja ya, buat mastikan di rumahnya jam berapa. Biasanya saya titipkan warung sebelah, eh ternyata tutup juga.”

(dalam batin mengamini) “Hehe, iya Mas..”

Mas satunya keluar, menyodorkan 3 paket dan meminta saya menandatangani 3 resi.

“Ini tandatangan 3 kali?” saya bertanya

“Iya Mbak, kemarin sampe numpuk 3 paket, soalnya gak ketemu Mbake sih..”

“Hahaha.. okee…”

Pas saya keluar pun, petugas dan kurirnya ikut menyelamati saya dan menyapa hehehe….

Jadi, gara-gara kemarin kami belum nemu orang buat njaga warnet, maka sementara warnet dibuka pukul 15.00 atau lebih tepatnya sore hari. Tapi mulai hari ini, Alhamdulillah kami sudah dapat karyawan yang bisa standby dari pukul 11.00 – 19.00 πŸ™‚

Dan lucunya, gara-gara warnet tutup, saya jadi terkenal mendadak di JNE hehehe…

Nhah, isi paketnya ini…. Buku Manusia Dua Jempol dari Pakdhe Cholik, buku Priceless Moment dari Gagas Media, dan buku Menang Melawan Diri Sendiri dari Gramedia (lupa belum kefoto, besok aaahhh….)

weningts - JNE (1)

Tengkyu Tali asihnya Pakde Cholik :)) Buku baguuusss, kerennnn!!! Jadi tambah semangat nulis!

weningts - JNE (2)

Ini menang #PricelessMoment di Twitter dari Penerbit Gagas Media, ngirim foto saat dimandikan Ayah :’)

 

Advertisements

11 thoughts on “Gara-Gara Warnet Tutup, Terkenal di JNE

  1. Wah…mbak Wening jadi terkenal mendadak gara2 warnetnya tutup ya… Mantap Mbak..byk dpt paket hadiah nulis… Enaknya jadi blogger seperti itu ya Mbak… Bisa nulis dan posting blig sekalian ikut kontes… Syukur2 bisa menang spt mbak Wening bisa dpt hadiah buku lagi…bisa diresensi pula bukunya… Btw, selamat ya sdh menang dalam byk kontes menulis…

    • Hehehe, alhamdulillah Mbak :)) Lagi bejo saja, hihi
      Saya juga lagi latihan bisa konsisten ngeblog, meski banyak bolong-bolongnya. Banyak bgt manfaat yang kita dapetin dari ngeblog :’D

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s