jurnal, marriage life, mbakyublogger, wonosobo

Ketika Hidup Mencari Status

Dan, sudah menjadi rahasia umum, juga sudah menjadi hal yang klise ketika : hidup demi status.

Banyak orang mengalaminya, contohnya ketika berhubungan dengan pekerjaan yang dipilih/diambil.

Sebagian orang akan berdecak kagum ketika mendengar seseorang bekerja menjadi PNS, dokter, karyawan bank, guru, wartawan dan jabatan mainstream lainnya. Dan, sebagian orang lagi akan roaming ketika kita menyebutkan pekerjaan kita selain yang mainstream, seperti desain grafis, blogger, online shop, dan banyak hal lain.

Orang masih menganggap bahwa bekerja adalah di suatu ruangan di dalam kantor, berpakaian rapi, berdasi, klimis dan “bersih”. Padahal, setiap pekerjaan halal itu baik.

Saya pernah mendengar sebuah cerita bahwa ada sepasang suami istri yang mengelola bisnis online. Sang suami bekerja dengan proyek-proyek online desain, sang istri mengelola sebuah online shop. Dan muncullah pertanyaan dari orangtua mereka, juga orang-orang di sekitarnya. Akhirnya, mereka mendirikan sebuah warnet sebagai “kedok”. Agar ketika orangtua mereka dan orang lain bertanya mereka tidak harus ribet “menjelaskan”.

Yah, begitulah. Hidup untuk sebuah status. Hidup untuk menyenangkan orang lain selain kita. Paling berat, ketika orang itu adalah : orang tua kita sendiri.

Akan lebih bijaksana ketika kita menjadi “orang lain” , untuk bisa menghormati keputusan orang lain dan tidak terlalu “mencampuri” keputusan mereka, sedekat apapun kita. Toh kita hanya tahu nama pekerjaan mereka, namun kita tidak pernah tahu apa yang sedang mereka perjuangkan.

Dan, untuk seseorang-yang-dikejar-status… Keep on the track!! Bijaklah mengambil keputusan, semangaaat 🙂

 

#selfreminder

 

 

Advertisements

7 thoughts on “Ketika Hidup Mencari Status”

  1. tadi barusan ibukku bilang “kamu besok kerja apapun terserah Feb, yang penting berhasil. yang penting kamu suka. bahkan nggak harus sesuai dengan jurusan kuliahmu” semua itu ibukku utarakan setelah dia liat bacaan novel-novelku yang ada dimana-mana dan nggak sesuai dengan kuliahku. BEBAS. asal aku harus tanggung jawab, sukses nantinya. Amin 🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s