giveaway, lomba blog, mbakyublogger, wisata, wonosobo

Ada Apa dengan Indonesia?

Bercita-cita keliling luar negeri itu mungkin sudah biasa dan mainstream. Tapi cita-cita saya tidak muluk-muluk : keliling Indonesia. Ya. Banyak yang bertanya kenapa hanya keliling Indonesia, karena dengan umur saya sekarang yang hampir seperempat abad, dari asal saya di Wonosobo Jawa Tengah, saya baru bisa menjangkau Bali sebagai daerah terjauh yang pernah saya singgahi. Padahal, banyak sekali kota dan pulau di Indonesia yang belum pernah saya kunjungi.

Indonesia, Bhinneka Tunggal Ika

Terlahir dari keluarga Jawa, Bapak, Ibu, Kakek, Nenek, bahkan suami saya sekarang juga berasal dari Jawa, membuat saya “terperangkap” dalam satu tempat. Satu-satunya celah untuk bisa mengintip daerah lain adalah saat masa kuliah saya di Yogyakarta. Selain kota budaya, Yogyakarta adalah kota pelajar. Ribuan pelajar dan mahasiswa dari berbagai wilayah di Indonesia tumpah ruah masuk Yogyakarta. Namun, hal itu memungkinkan saya bertemu banyak teman dari daerah lain seperti Pangkalan Bun (Kalimantan), Flores, Sumbawa, Padang, Pekanbaru, Maluku, bahkan kota-kota yang masih ada di pulau Jawa seperti Jakarta, Bandung, Surabaya, dan lainnya. Dan, hal itu juga yang membuat saya mengenal “budaya” dan hal lainnya. Hingga saya juga sempat belajar mengenal bahasa Sunda, bahasa Madura, bahkan bahasa Padang dari percakapan teman-teman saya. Bukan hanya bahasa, dan suku namun saya juga lebih yakin bahwa Indonesia juga mempunyai keberagaman agama dan kepercayaan. Toh, akhirnya kita menyebutnya Indonesia juga.

Indonesia, Menjunjung Tinggi Budaya

Ketika saya menikah karena kebetulan Bapak, Ibu dan mertua saya adalah orang Jawa, jadilah kami menikah dengan adat Jawa. Banyak prosesi yang dilalui, seperti Siraman, Midodareni, dan serentetan acara Panggih setelah akad. Tadinya, saya hanya melihat ini sebagai proses dokumentasi saja. Namun, di dalam prosesi tersebut ternyata terkandung banyak sekali makna yang sangat menjunjung nilai dan budaya. Tidak hanya itu, ternyata setelah saya telusuri, di daerah Sumatera juga ada prosesi Baralek Gadang, di Bali ada Mekala-kalaan, Basasuluh di Kalimantan. Itu baru salah satu budaya dalam hal pernikahan. Padahal, Indonesia juga punya adat istiadat dan budaya lain, seperti kematian, kelahiran, sampai acara selamatan. Komplit deh. Dan masyarakat modern-pun sampai sekarang masih saja melestarikan budaya dan adat turun temurun dari leluhur.

indonesia
Budaya Indonesia : Acara Panggih, dalam prosesi pernikahan Adat Jawa

 

Gunungan. Kirab Budaya memperingati Hari Jadi Kota Wonosobo ke 189
Gunungan. Kirab Budaya memperingati Hari Jadi Kota Wonosobo ke 189

Indonesia, Gemah Ripah Loh Jinawi

Apa arti dari Gemah Ripah Loh Jinawi? Yaitu, kekayaan alam yang melimpah ruah. Dalam UUD 1945 Pasal 33, menyebutkan bahwa :

Bumi dan air dan kekayaan alam yang terkandung didalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat.

Dengan banyaknya kekayaan alam, dan dipergunakan untuk kepentingan rakyat, sudah sepantasnya kita bersyukur. Pernah saya iri dengan teman-teman atau (bahkan) adik saya sendiri yang bisa tinggal di luar negeri. Tapi ternyata, kita akan merasa memiliki, ketika sesuatu itu telah benar-benar hilang, hehe… Banyak dari teman saya yang ingin tinggal di Indonesia saja. Lebih komplit dan mudah segala-galanya. Bayangkan saja, adek saya kadang memang kangen masakan Indonesia, dan mau beli serai kalau dikurskan rupiah sekitar Rp 30.000 hanya dapat 3 batang. Kita beli Rp 1.000 sudah dapat komplit tuh bumbu masak, hehehe. Tahu dan tempe murah meriah dan bisa dinikmati setiap hari, hehe. Tapi intinya bukan itu. Menurut saya, Indonesia adalah salah satu negara yang bisa ditanami tumbuhan apapun. Entah itu yang buah/tanaman yang harus beriklim dingin seperti buah Carica, atau buah/tanaman yang harus beriklim tropis seperti semangka, pisang. Komplit deeh! Kalau tidak percaya, coba tengok ke Bunaken, keindahan alam laut yang luaarrr biasa. Lalu ada salju juga lho di puncak pegunungan Jayawijaya. Lalu untuk flora dan faunanya, ada bunga Anggrek, ada Anoa, badak, bahkan Komodo. Bayangkan saja, dengan kekayaan alam yang melimpah ruah yang membentang, kita seakan bisa melihat separuh dunia.

weningts - indonesia bunaken
Salah satu kekayaan alam laut Indonesia : Bunaken.  (Credit)

Indonesia, Keramahan yang Mendunia

Menurut sumber yang pernah dilansir oleh banyak pihak asing, seperti majalah Conde Nast Traveler, Lonely Planet dalam bukunya “1000 Ultimate Experiences”, Indonesia menduduki 10 besar negara paling ramah di dunia. Keramahannya, sikap pedulinya terhadap orang sekitar, dan senyum manisnya yang khas untuk menyapa orang, itu yang sepertinya belum bisa ditemukan di negara lain. Ketika kita berada di kota yang belum pernah kita kunjungi, asal kita tidak malu bertanya, pasti tidak akan tersesat karena sikap peduli dan ramahnya bangsa kita yang sepertinya sudah mendarah daging dan turun temurun.

Indonesia, Surga Kuliner

Ketika kita berkunjung di suatu daerah, pastikan kita mencicipi dan membawa buah tangan makanan khasnya. Nhah, di Indonesia ini surganya para pencinta kuliner. Dari daerah yang terpencil hingga perkotaan, pasti terdapat makanan khas yang tentunya sangat dinikmati bagi wisatawan yang berkunjung kesana. Di kota kecil seperti Wonosobo juga tidak hanya satu makanan khas, ada Mie Ongklok, Tempe kemul, Geblek, Carica, dan lainnya. Itu baru kota kecil, apalagi jika kota besar seperti Palembang yang terkenal dengan Empek-empeknya, seperti Kalimantan yang terkenal dengan ikan Baronang, dan masih banyak lagi. Kira-kira jika dikumpulkan, mungkin ada ratusan ribu makanan khas dari semua daerah di Indonesia. Yuk, wisata kuliner 🙂

Carica. Salah satu kuliner khas daerah di Indonesia.
Carica. Salah satu kuliner khas daerah di Indonesia. Hanya bisa tumbuh di Dieng, Wonosobo, Indonesia.

Indonesia, yang Saya Cinta

Kenapa saya cinta Indonesia? Selain dari keragaman suku, ras, agama, budaya, kekayaan alam yang melimpah, surga kuliner, dan tentunya keramahan penduduknya.. yaitu karena saya lahir dan tumbuh disini, di tanah air Indonesia. Tempat dimana saya bangga akan semua yang dimiliki oleh Indonesia. Tempat saya sedih ketika melihat banyak bencana alam seperti banjir dan tanah longsor. Tempat saya harus menjaga dan melindunginya, sekecil apapun saya, seperti menggunakan batik, melestarikan kebudayaan, membeli produk dalam negeri. Tempat saya bisa merasa bahwa ini benar-benar tempat saya. Mungkin juga tempat terakhir saya menutup mata, eeh kok malah kayak nyanyi ya, hehe.. Iyaaaa, saya Cinta Indonesia!!!

 

Artikel  ini diikutsertakan pada Kontes Unggulan: Aku dan Indonesia.

Banner-GA-BlogCamp-5-tahun-300x189

 

 

Advertisements

5 thoughts on “Ada Apa dengan Indonesia?”

  1. Eh, nggak usah jauh2 mesti keliling Indonesia mbak (apalagi keliling dunia). Kalau mbak Wening emang niat mau keliling-keliling, nih saya kasih tantangan dan tolong dilaksanakan ya mbak, hahaha.

    Mbak Wening ngakunya anak Wonosobo kan? Coba, Mbak Wening kelilingin tiap kecamatan yang ada di Wonosobo. Saya minta bukti, Mbak Wening motret selfie di luar kantor kecamatan (yang ada papan nama “KANTOR KECAMATAN X”).

    Gimana mbak? Gampang kan? hehehe. Cuma ada 15 kecamatan kok. Paling ya kalau diniati seminggu juga selesai. Hehehe.

    1. wkwkwkwkwk, InsyaAllah tantangannya akan dilaksanakan.. tapi jadwal saya main-main paling seminggu sekali je, hihihi *ngeles
      kalo sudah terkumpul, insyaAllah langsung diposting khusus! 😛
      Terus tantangan buat kamu mau selfie dimanaa?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s