jurnal, kuliner, mbakyublogger, referensi, review, wisata, wonosobo

Ada Enthog Bikin Gobyos Kepedesan? Ya cuma di Enthog Gobyos..

Ini ceritanya lagi pingin hunting kulineran lagi sama suami. Malem-malem keluyuran niat cari makan diluar. Eh, tengok sanasini kok belum ada yang menarik hati. Akhirnyaaa, pas lagi di jalan, hujan sudah mengguyur dan kita lihat plang bertuliskan “Enthog Gobyos” dari jauh, di kanan jalan, arah ke Dieng, setelah Bangjo di pertigaan Logandeng. Rowopeni.

Daripada penasaran, kita berhenti disana sekalian berteduh dari hujan yang tiba-tiba makbres. Dulu memang banyak yang merekomendasi tempat ini, selain katanya karena menthoknya yang empuk, tidak amis, juga sambalnya yang mantap. Setau saya, yang disini ini cabang dari yang tempatnya di Semayu Selomerto.

Pas masuk, sudah ada bangku-bangku dari bambu yang menyambut kami. Ada ruang juga lebih masuk kedalam untuk lesehan. Di depan ada juga meja panjang yang diatasnya sudah tersaji : magicom berisi nasi putih, opor enthog, lalu menu andalan ‘enthog gobyos’, lalapan, dan sambal. Prasmanan. Tadinya saya heran, karena menurut saya ini simpel sekali (biasa di warung tegal sih, hehe), tapi memang mereka sengaja menampilkan menu sederhana dan fokus pada khusus enthog. Namun ketika saya tolehkan kepala di dekat kasir, terpampang menu-menu disana. Ada enthog goreng, ada nasi goreng enthog, sampai ayam goreng (mungkin menyediakan ayam agar ketika ada yang tidak ‘doyan’ enthog bisa memesan yang lain.

wening - enthog gobyos (1)
Ini da penampakan si Enthog Gobyos. Kuah santan kuning yang super pedas dengan potongan cabai setan.
wening - enthog gobyos (4)
Lalapan yang tersedia di meja panjang, bisa diambil sesuka hati. Daun singkong rebus dan timun yang segar
wening - enthog gobyos (5)
Menu yang saya ambil prasmanan. Enthog gobyos, lalapan, sambal, dan teh panaas. Mantapp.
wening - enthog gobyos (7)
Kalau ini opor ayam yang diambil suami, cenderung lebih manis (yaiyalah, Opor… hehe)
wening - enthog gobyos (8)
Nasi panas, kuah enthog gobyos yang panas dan ekstra puedessss..

Dan memang, sesuai dengan namanya : “Enthog Gobyos” ,memang puedesss dan buat saya gobyos (red : berkeringat). Saya sampai habis banyak minum air putih juga karena pedasnya. Meskipun menurut saya Enthog Gobyos yang saya nikmati ini masih agak alot (katanya biasanya tidak sealot itu), dan bumbunya kurang merasuk, mungkin sedang tidak berjodoh dengan masakan saat itu, namun not bad laaah… Kebetulan opornya memang juara, jadi bisa agak menylimurkan saya, hehe… Saya gak kapok dan pingin kapan-kapan main kesana lagi. Harganya juga lumayan, Range 14.000 an sudah dapat menikmati opor enthog/enthog gobyos komplit dengan nasi dan minuman.

Oiya, tempatnya yang disini juga rapi, ada musholla yang mukenanya bersih dan kamar mandinya juga bersih. Teope laah…

Yang pingin nyobain, bisa langsung datang ke Enthog Gobyos Rowopeni Jl. Dieng Km.1 Rowopeni Wonosobo, dan ada satu lagi Enthog Gobyos Semayu di Jalur Alternatif Kertek-Selomerto, dekat SD Semayu.

Yuuuk, mau makan enak sampe gobyos kepedesan? Ya di Enthog Gobyos 🙂

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s