jurnal

Hari Kartini?

Tanggal 21 April ini semua orang berlomba-lomba ngetwit Hari Kartini, nyetatus Habis Gelap Terbitlah Terang, nginstagram baju kebayaan. Tapi, apa semua meresapi artinya Hari Kartini?

Dulu semasa kecil, saya tahunya kalau Hari Kartini ya semuanya pakai baju adat, diarak karnaval, muter alun-alun. Harusnya, ketika dewasa, pengetahuan kita tidak hanya sebatas itu kan?

Para #KartiniMasaKini sudah tidak lagi merasa ketakutan untuk sekolah, untuk eksis dan maju dengan adanya emansipasi.

Ruang sudah tidak dibatasi, perut juga sudah tidak diikat stagen yang kuat.

Asal, sesuai kodrat.

Kalau dipikir logis kan seharusnya, kita, perempuan bisa berbuat “lebih”. Iya kan?

 

Mari, kita renungkan kembali.

Apa yang sudah kita berikan, apa yang sudah kita bagi.

Apa karya kita sudah bisa menginspirasi.

Apa sudah pantas kita disebut #KartiniMasaKini?

 

ini saya waktu ikut karnaval hari kartini. didandani ibu. bajunya juga dijahit ibu. 20 tahun silam
ini saya waktu ikut karnaval hari Kartini. didandani ibu. bajunya juga dijahit ibu. 20 tahun silam

 

 

Mari berlomba, dan semua perempuan juaranya 🙂

-sebuah renungan di tanggal 21 April 2014-

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s