Dari Tirai, Buku, sampai Lekker. (3)

Lekker

Sambil perjalanan pulang, kita mampir dulu di penjual lekker. Lekker sebenarnya berasal dari bahasa Belanda lekker, yang berarti enak dan nikmat. Namun, untuk sekarang kue leker adalah sebuah cemilan ringan yang mirip crepes, berbahan dasar tepung terigu dicairkan, dibentuk diatas loyang bulat, ditipiskan dan diberi macam-macam topping sesuai keinginan. Tapi memang enak dan kriuk kriuukk, renyahh…
Yang kita datangi, namanya D’Lekker. Kalau jam-jam pagi dan pulang sekolah, mas-mas ini nongkrong di depan SD 5 & 6 Wonosobo, Jalan Angkatan 45. Nhah kalo udah pada pulang semua, sekitar jam 2 siang, dia dorong gerobaknya pindah ke depan Toko Buku Sukirman, deketnya Bakso Sopo Nyono, Sruni kalau gak salah namanya. Menurut informasi dari mas-mas penjualnya ini, dulu dia ambil franchise dari Semarang, tapi sekarang udah jadi milik dia sendiri. Harganya bervariasi. Dari paling murah 2rb, 2.5rb, dan 3rb. Isi/ toppingnya pun bisa masing-masing keinginan. Ada cokelat susu, pisang keju, stroberi, bluberi, dan berbagai mix lainnya. Suami pingin nyoba rasa pisang stroberi, aku pingin nyoba cokelat keju. Untung anak-anak sekolah udah pada pulang sekitar setengah jaman yang lalu, jadi gak begitu antri. Dengan uang Rp 4.500 kita bisa menikmati jajanan Lekker. Akhirnya selesai sudah jalan-jalan kami siang ini, gerobak D’Lekker nya lupa kufoto, besok deh yaa…

Hasil buruan siang ini. Tiga buku dan dua lekker (pisangstroberi dan coklatkeju)
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s