Re-post dari seorang teman. Bagaimana menurutmu?

Jangan jadikan aku istrimu/suamimu, jika nanti dengan alasan bosan kamu berpaling pada perempuan/laki-laki lain


kamu harus tahu meski mendengar suara dengkurmu, melihatmu begitu pulas, aku sangat merindukan wajahmu yang lelap karena lelahmu setelah bekerja seharian


Jangan jadikan aku istrimu/suamimu, jika nanti kita tidak bisa berbagi baik suka dan sedih dan kamu lebih memilih teman perempuanmu/lelakimu untuk bercerita


kamu harus tahu meski begitu banyak teman yang siap menampung curahan hatiku, padamu aku hanya ingin berbagi dan aku bukan hanya teman tidurmu yang tidak bisa diajak bercerita sebagai seorang sahabat


Jangan jadikan aku istrimu/suamimu, jika nanti kamu langsung tertidur setelah kita bercinta


kamu harus tahu aku menikmati kebersamaan denganmu dan mendengar rayuan gombal dan manjamu yang lebih terdengar lucu daripada romantis adalah saat-saat yang kutunggu

Jangan pilih aku sebagai istrimu/suamimu, jika nanti kamu lebih sering di kantor dan berkutat dengan pekerjaanmu bahkan di hari minggu daripada meluangkan waktu bersama keluarga


Aku memilihmu bukan karena aku tahu aku akan hidup nyaman dengan segala fasilitas yang bisa kamu persembahkan untukku Harta tidak pernah lebih penting dari kebersamaan kita membangun keluarga karena kita tidak hidup untuk hari ini saja

Jangan pilih aku jadi istrimu/suamimu, jika nanti kamu malu membawaku ke pesta pernikahan teman-temanmu dan memperkenalkanku sebagai istrimu/suamimu


meski aku bangga karena kamu memilihku tapi takkan kubiarkan kata-katamu menyakitiku. bagiku pasangan bukan sebuah trofi apalagi pajangan, bukan hanya seseorang yang sedap dipandang mata tapi menyejukkan batin ketika dunia tak lagi ramah menyapa. rupa adalah anugerah yang akan pudar terkikis waktu dan pada saat itu kamu akan tahu kalau pikiran dangkal telah menjerumuskanmu


Jangan buru-buru menjadikanku istrimu/suamimu, jika saat ini kamu masih belum bisa menerima kekurangan dan kelebihanku


sedang seiring waktu kekurangan bukan semakin tipis tapi tambah nyata dan kelebihanku mungkin akan mengikis kepercayaan dirimu. kamu harus tahu perut buncitmu tak sedikitpun mengurangi rasa cintaku dan prestasimu membuatku bangga.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s